Fakta Planet Neptunus, Si Biru yang Suka Membuat Masalah
Ternyata planet Neptunus lebih tua dari bumi lho!
1. Planet Neptunus ditemukan secara tidak sengaja
Karena lokasinya yang jauh dari matahari maupun Bumi, Neptunus tidak dapat dilihat oleh mata telanjang dan keberadaannya pun jauh lebih sulit ditemukan saat malam hari. Orang pertama yang menemukan Neptunus di langit malam kemungkinan adalah Galileo. Meski begitu, Galileo sendiri menganggapnya sebagai bintang dan bukan planet.Keberadaan Neptunus baru benar-benar dianggap setelah ilmuwan memperhatikan orbit Uranus yang tidak beraturan. Hal ini menimbulkan spekulasi adanya planet lain yang berusaha menarik Uranus lebih dekat dengannya. Spekulasi ini akhirnya jadi kenyataan ketika pada tahun 1846 Neptunus berhasil ditemukan.
2. Nama "Neptunus" diambil dari salah satu dewa Romawi Kuno
Awalnya planet ini memiliki nama Le Verrier. Nama ini diambil dari Jean Joseph Le Verrier yang merupakan salah satu astronom pertama yang menemukan keberadaan Neptunus. Tapi nama ini kemudian berubah menjadi Neptunus. Nama "Neptunus" diambil dari nama Dewa Laut dalam kepercayaan Romawi Kuno. Nama ini semakin cocok karena tetangga Uranus ini memiliki warna biru yang mirip dengan biru laut.
3. Memiliki usia setua matahari
Neptunus boleh saja memiliki lokasi lebih jauh dari matahari. Tapi kalau urusan umur, siapa sangka kalau usia Neptunus ternyata 1 miliar tahun lebih tua dari Bumi. Bumi sendiri berusia 4,5 miliar tahun. Sedangkan Neptunus berusia 4,6 miliar tahun, usia yang sama dengan yang dimiliki oleh matahari kita.
4. Neptunus merupakan planet paling jauh dan paling lambat
5. Selain bumi, Neptunus juga merupakan planet berwarna biru
Bumi bukan satu-satunya planet berwarna biru di tata surya. Selain Bumi, Neptunus juga memiliki warna biru. Jika Bumi biru karena susunan atmosfer dan lautan yang menutupi 70% permukaannya, warna biru Neptunus disebabkan oleh susunan atmosfer pada planet ini. Atmosfer Neptunus terdiri dari helium dan hidrogen. Selain itu, atmosfer Neptunus juga terdiri dari metana, amonia, air, dan es. Kandungan metana dalam atmosfer lah yang membuat planet ini jadi berwarna biru.
6. Gara-gara gravitasinya, Neptunus sering menyebabkan masalah
Neptunus merupakan planet kedua yang memiliki daya gravitasi paling kuat setelah Jupiter. Akibatnya, planet ini seringkali menyebabkan masalah bagi benda langit sekitarnya. Planet ini seringkali membuat orbit Uranus jadi berantakan dengan menarik Uranus mendekat padanya. Tidak sampai di situ, Neptunus juga menarik salah satu satelit alaminya yaitu Triton untuk mendekat padanya. Karena ulahnya ini, Neptunus mendapatkan julukan sebagai Si Pembuat Masalah.
7. Neptunus memiliki badai yang sangat menakutkan
Di bumi, badai merupakan fenomena alam yang biasa terjadi. Kadang badai juga bisa berubah menjadi bencana yang merugikan. Tapi ternyata badai Bumi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan badai yang terjadi di Neptunus. Badai Neptunus pertama kali ditemukan pada 1989 oleh Voyager 2, yang terbang khusus untuk meneliti lebih banyak tentang planet biru ini.
Saat mempelajari tentang Neptunus, Voyager 2 menemukan dua dark spots atau titik biru gelap. Setelah diteliti ternyata keduanya adalah badai besar yang terjadi di Neptunus. Tidak tanggung-tanggung, salah satu badai memiliki ukuran sebesar bumi dengan angin tercepat yang pernah ada di tata surya. Kecepatannya? 1.340 km per detik!







Tidak ada komentar:
Posting Komentar